Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Memulai Terjun Bisnis Trading Crypto untuk Pemula

Tips Memulai Terjun Bisnis Trading Crypto untuk Pemula.  

WEBAPP TRADING  - Pasti Kawan Trader sudah tahu lebih mendalam tentang apakah itu cryptocurrency (kripto) dan langkah memperdagangkan atau jual-beli asset kripto di beberapa webapp platform. 

Saat ini Anda tinggal putuskan, apa yang pas untuk Anda. Bila Anda masih bimbang, berikut sejumlah panduan untuk pemula yang ingin masuk ke bidang crypto, bagus untuk investasi atau trading:

1. Tetapkan Arah

Ini sebagai point khusus dan paling esensial. Arah berikut yang hendak membimbing perjalanan Anda selanjutnya. Walau pada intinya ada banyak opsi, ada dua arah yang terpopuler yang menggerakkan beberapa orang memasuki dunia kripto, yaitu investasi dan trading. Anda ingin tentukan yang mana? Atau apa yang terbaik dan pas untuk Anda? Dalam masalah ini, Anda lebih dulu harus mengenal profile resiko Anda.

Ada tiga tipe profile resiko, yaitu pengambil risko (risk taker), moderat atau netral, dan penghindar resiko/tidak sukai resiko. Bila Anda menyenangi resiko, kegiatan trading crypto benar-benar pas untuk Anda karena ini akan memberi Anda kesempatan keuntungan bisa lebih cepat dibanding investasi. Tetapi sudah pasti, karena Anda pemula, penting untuk belajar langkah trading crypto yang betul.

Selanjutnya, bila Anda berlaku netral pada resiko: tidak begitu sukai resiko tinggi dan tidak juga tertarik sama resiko rendah, Anda pun pas lakukan trading tetapi lebih dianjurkan berlaku konvensional dengan memperdagangkan crypto yang gerakan harga lebih konstan. Disamping itu, sudah pasti Anda bisa juga lakukan investasi kripto periode panjang.

Disamping itu, bila Anda tidak begitu menyenangi resiko, Sebaiknya anda cukup lakukan investasi dengan beli asset kripto yang punyai esensial bagus atau crypto yang gerakan harga lebih konstan. Perlu dicatat jika pada intinya crypto ialah instrument yang naik-turun, terhitung Bitcoin dan Ethereum yang sekarang ini mempunyai pasar cap paling besar di pasar. Bila Anda betul-betul takut dengan resiko pengurangan harga tapi masih tetap ingin masuk ke bidang kripto, Anda bisa beli atau simpan asset Anda berbentuk stablecoin, seperti Tether (USDT), USD Koin (USDC), DAI, atau yang lain.

2. Dalami Tipe Asset Kripto

Jangan sampai beli suatu hal yang Anda sendiri tidak mengenalinya . Maka, apa saja arah Anda masuk ke bidang crypto, baik trading atau investasi, telah selayaknya Anda pelajari apa yang hendak Anda punyai. Ingat-ingatlah jika ada banyak tipe cryptocurrency yang diperjualbelikan di bursa, tetapi yakinlah, cuma beberapa kecil saja yang dipandang mempunyai prospect bagus. Disamping itu perlu dipertegas jika tidak tutup kemungkinkan ada crypto yang diindikasi scam atau rug pull. Maka dari itu, satu kali lagi, penting untuk lakukan penelitian mengenai apa crypto coins yang hendak diputuskan.

3. Berapakah Banyak Uang yang Dianggarkan?

Sesudah tentukan arah dan pelajari beragam tipe cryptocurrency, saat ini waktunya Anda berencana: berapakah jumlahnya uang yang dibujetkan untuk beli asset kripto? Tiap orang, tentunya, akan memutuskan jumlah yang lain. Ini benar-benar fleksibel dan umumnya bisa disamakan dengan keperluan dan opsi masing-masing. Ingat-ingatlah jika jangan sampai memakai uang keperluan primer untuk melakukan investasi dan trading, apa lagi uang hasil dari utang alias hutang . Maka, uang yang dibujetkan adalah uang dingin.

4. Berapakah Banyak Resiko yang Berani Diambil?

Pada point pertama sudah diterangkan berkaitan profile resiko. Tidak bisa disangkal, tiap orang akan mempunyai langkah pandang dan tingkat toleran pada resiko investasi. Yang harus dipahami, pasar crypto pada umumnya mempunyai resiko yang semakin tinggi dari instrument saham. Resiko ini tercermin pada umumnya tercermin dari volatilitas harga crypto yang semakin tinggi.

Nach, bila Anda seseorang yang konvensional alias tidak begitu menyenangi resiko fluktuasi harga, seharusnya jangan sampai menyentuk project crypto yang relatif baru karena belum terbukti. Kebalikannya, Anda bisa menimbang Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang dipandang seperti crypto blue chip, atau kripto yang telah mapan dan gerakan harga yang konstan.

Yang harus diingat adalah "high risk high return" yang memberi penglihatan jika makin tinggi resiko yang berani Diambil, makin besar kesempatan keuntungan; kebalikannya, makin kecil resiko yang Diambil, makin kecil juga kekuatan keuntungan. Ini sebagai ide dari risk dan penghargaan . Maka, saat Anda melakukan investasi pada cryptocurrency yang mapan seperti BTC dan ETH, Anda tidak dapat menginginkan animo harga yang paling berarti.

5. Tetapkan Periode Waktu

Tiap investor kemungkinan melakukan investasi dalam periode waktu tertentu, sama sesuai tujuan dan visi mereka. Tetapi yang jelas, ide investasi selalu mempunyai periode waktu lebih satu tahun. Nach disamping itu, waktu periode investasi satu tahun, lima tahun, atau bahkan juga 10 sampai 20 tahun akan terbagi dalam taktik yang lain.

Dalam pada itu, bila Anda memilih untuk trading crypto, alias cari keuntungan dalam periode pendek, taktik trading disamakan dengan periode waktu. Dalam masalah ini, Anda mempunyai beragam opsi, seperti trading crypto secara bulanan (monthly), mingguan (weekly), harian (daily), atau bahkan juga kurang dari 1 hari.

Disamping itu, Anda bisa juga memadukan atau lakukan ke-2 nya sekalian: trading dan investasi. Bila ini dilaksanakan, Sebaiknya anda memakai minimum dua account dari basis yang lain: yang satu khusus untuk investasi periode panjang dan yang lain khusus trading kripto periode pendek. Ini akan menolong Anda untuk selalu konsentrasi pada arah.

Bila Anda memakai satu basis untuk dua arah (trading dan investasi) sekalian, itu kemungkinan jadi lebih sulit karena semua sama-sama bersatu aduk hingga mempunyai potensi gagalkan konsentrasi Anda.

6. Bagaimana Taktik Anda dalam Membagikan Dana

Baik investasi atau trading, Anda bisa dengan bebas pilih langkah Anda membagikan dana untuk beli crypto. Anda kemungkinan dapat habiskan semua bujet Anda untuk beli beberapa crypto sekalian pada sebuah waktu, sistem ini dikatakan sebagai lump sump. Sebagai contoh, keseluruhan uang yang hendak diinvestasikan dalam asset kripto yakni sejumlah Rp 60 juta. Dengan tehnik lump sump, Anda akan belanjakan semua modal sekalian untuk satu atau beberapa asset kripto. Kemudian, Anda tinggal menanti hasil, sama sesuai periode waktu investasi.

Alternative lain, bukannya belanjakan semua uang Anda sekalian pada sebuah waktu (lump sump), Anda malah beli crypto dengan bertahap dan teratur dalam masa saat yang masih tetap, sistem ini dikatakan sebagai dollar biaya averaging (DCA). Sebagai contoh, Anda ingin melakukan investasi di crypto untuk periode waktu lima tahun dengan keseluruhan bujet Rp 60 juta. Dengan tehnik DCA, Anda akan membagikan sejumlah Rp 1 juta tiap bulan secara stabil sepanjang lima tahun atau 60 bulan.

Lalu yang mana terbaik: apa lump sump atau DCA? Ke-2 nya mempunyai kekurangan dan kelebihan. Keuntungan taktik lump sump yakni Anda bisa mengoptimalkan keuntungan bila terjadi peningkatan harga; dan kebalikannya, kekurangan taktik lump sump yakni membesarkan rugi (loss) saat harga crypto jeblok.

Dalam pada itu, keunggulan taktik DCA yakni bisa meminimalisir resiko rugi dari pengurangan harga, karena saat harga turun, Anda masih mempunyai amunisi untuk beli kembali pada harga bawah, hingga Anda memperoleh nilai rerata. Dan kekurangan DCA yakni keuntungan yang dibuat kemungkinan tidak demikian optimal karena Anda mencicil pembelian.

7. Tentukan Broker atau Basis Terbaik

Yang paling akhir, Anda tinggal pilih broker crypto atau basis terbaik yang menolong Anda untuk capai arah. Bila Anda mengawali untuk sekedar konsentrasi dengan perdagangan crypto, bagus untuk investasi atau trading, Anda kemungkinan bisa pilih basis crypto exchanges. Tetapi, bila Anda ingin membuat portofolio investasi, di mana didalamnya bukan hanya terbagi dalam asset kripto tapi termasuk juga saham, forex, index, komoditas, dan yang lain, broker multiaset lebih pas untuk Anda. (*)

Post a Comment for "Tips Memulai Terjun Bisnis Trading Crypto untuk Pemula"